Gunung Semeru adalah gunung berapi tertinggi di Pulau Jawa. Fakta menarik tentang Gunung Semeru yang wajib diketahui adalah bahwa gunung ini memiliki ketinggian mencapai 3.676 meter di atas permukaan laut. Dengan ketinggian yang spektakuler tersebut, Gunung Semeru menjadi tujuan pendakian yang populer bagi para petualang dan pecinta alam.
Menurut Dr. Anton Triyono, Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Gunung Semeru merupakan gunung berapi yang aktif dan sering mengalami letusan. “Gunung Semeru termasuk dalam cincin api Pasifik yang rentan terhadap aktivitas vulkanik,” ujar Dr. Anton.
Selain itu, fakta menarik lainnya tentang Gunung Semeru adalah keberadaan kaldera di puncaknya yang dikenal dengan nama Jonggring Saloko. Kaldera ini merupakan salah satu daya tarik utama bagi para pendaki yang ingin menikmati pemandangan alam yang menakjubkan.
Menurut Prof. Dr. Surono, pakar geologi dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Gunung Semeru memiliki sejarah letusan yang cukup intensif. “Letusan terbesar Gunung Semeru terjadi pada tahun 1818 dan meninggalkan jejak yang masih terlihat hingga saat ini,” ungkap Prof. Surono.
Selain itu, Gunung Semeru juga merupakan tempat suci bagi masyarakat sekitar, terutama suku Tengger. Mereka menganggap Gunung Semeru sebagai tempat suci yang harus dijunjung tinggi. Hal ini tercermin dari adanya upacara adat seperti Tenggerese Yadnya Kasada yang dilaksanakan setiap tahun sebagai ungkapan rasa syukur kepada Sang Hyang Widhi.
Dengan segala keindahan alam dan sejarahnya, Gunung Semeru memang layak untuk dijelajahi. Namun, penting untuk selalu memperhatikan kondisi gunung dan mengikuti petunjuk dari para ahli gunung agar keselamatan selalu terjamin. Jadi, jangan ragu untuk menjadwalkan pendakian ke Gunung Semeru dan temukan sendiri keajaiban alamnya!